Apr 08

Virus Corona Bisa Memperparah Penyakit Bawaan

Pemerintah menyatakan bahwa pasien WNA (Warga Negara Asing) dengan identitas nomor 25 meninggal dunia namun bukan semata karena disebabkan oleh virus corona saja. Akan tetapi, virus itu sudah memperparah penyakit bawaannya itu.

WNA Positif Corona Meninggal: Penyakit Bawaan diperparah Virus Corona

Juru bicara pemerintah penanganan corona Achmad Yurianto berkata bahwa pasien tersebut dirawat di rumah sakit dalam keadaan sudah sakit berat. Pasien perempuan togel online yang berumur 53 tahun itu, menurutnya, menderita penyakit antara lain: diabetes, paru obstruksi menahun yang sudah lama dideritanya, hipertiroid dan hipertensi.

“Bukan karena coronavirus yang jadi penyebab utamanya. Tapi itu yang memperburuk kondisinya,” ungkap Yuri saat memberikan keterangan pada awak media, Rabu (11/3).

“Tidak pernah kita dapatkan meninggal karena coronavirus sendiri. Lalu komplikasi,” imbuhnya.

Pasien yang mana diidentifikasi sebagai kasus 25 ini pasalnya meninggal tadi malam, sekitar jam 02.00 WIB. Ia mengatakan bahwa kedutaan besar negara asal perempuan itu sudah mengetahui riawat penyakit yang diderita oleh pasien itu. Kedubes saat ini tengah mengurus proses pemulangannya ke negara asalnya itu.

“Selama perawatan (pasien) didampingi suaminya,” kata Yuri.

Sebelumnya pemerintah telah mengumumkan sebanyak 27 pasien positif corona menjalani perawatan di Indoensia. Dan dua diantara 27 pasien itu belakangan dinyatakan negative corona akan tetapi masih dalam proses observasi. Dari total 27 orang pasien, 4 orang di antaranya adalah WNA, termasuk perempuan yang akhirnya meninggal ini.

Yuri menegaskan lagi bahwa kematian pasien itu bukan lah karena corona saja, akan tetapi virus tersebut memperparah penyakit bawaannya.

Pasien Positif Corona No. 25 Meninggal Dunia Semalam

Pasien positif corona yang diberi nomor 25 tadi malam meninggal dunia. Memang sejak masuk ke rumah sakit, ia diketahui sudah mengidap penyakit berat. “Tadi malam sekitar pukul 02.00 WIB lewat sedikit, pasien nomor 25 meninggal dunia,” ungkap Yuri Rabu (11/3).

Ia juga mengatakan bahwa pasien ini masuk dalam kondisi sakit berat dan memiliki riwayat penyakit bawaan. “Sekarang dalam proses pemulangan jenazah ke negaranya,” katanya.

Pasien itu selama perawatan didampingi oleh suaminya. Ia menegaskan sekali lagi bahwa pasien itu meninggal bukan semata-mata karena virus corona yang mengjangkitnya namun karena penyakit bawaannya diperparah oleh virus tersebut.

Banyak warganet yang penasaran dengan identitas WNA itu, atau paling tidak dari mana negara asalnya. Akan tetapi Yuri mengatakan bahwa pemerintah enggan mengumumkan detail negara asalnya dari sejumlah kasus Covid-19 yang terjadi di Indonesia.

Saat ditanya apakah alasannya, ia mengatakan salah satu alasannya adalah ia mengaku sempat menerima protes dari duta besar negara terkait pada kasus-kasus yang terjadi sebelumnya. “Karena kami sempat dikomplain salah satu kedutaan karena muncul diskriminasi masyarakat terhadap warga negara dari negara itu. Diteriaki sebagai penyebar covid,” ungkapnya Selasa (10/3) kemarin.

Hal itu, menurut Yuri, diyakini sudah membuat WNA jadi tidak nyaman dan akhirnya mengadu ke diplomatnya. Kedutaan negara itu lalu meminta pihak pemerintah Indonesia supaya tak mengumumkan negara asal maupun sumber negara penderita corona. Namun demikian, Yuri menyatakan bahwa ia sudah berkoordinasi dengan kedutaan dari WNA asing yang mana dinyatakan positif corona di Indonesia.

Diketahui memang ada 2 WNA yang terserang virus corona yaitu kasus 10 dan kasus 11. Kasus 1o adalah laki-laki 29 taun dan kasus ke-11 adalah perempuan 54 tahun yang pernah kontak dengan kasus 01.

Leave a Reply

Your email address will not be published.